Kebodohanku

Sabtu, 26 Mei 2012
Bukankah dulu kamu yang selalu berjanji akan terus menemaniku?Aku tau ini semua kebodohanku karena terlambat menyadari perasaan ini,tapi apakah waktu tidak dapat diputar kembali?Salahkah aku mengharapkanmu kembali?Kini kau telah pergi dan melukiskan semua luka itu,dahulu kau yang memohon agar aku padamu,tapi kini,aku yang memohon agar kau padaku.Tapi?semua hanya sia-sia kau tak akan pernah kembali lagi padaku.Kututup buku harianku dan duduk diberanda kamarku sambil menatap bulan yang menerangi malam tanpa pasangannya. "Kalo aja ya waktu bisa diputar pasti sekarang aku bakalan sama Vino tapi aku yang bodoh karena terlambat menyadari bahwa aku memiliki rasa yang sama dengannya" Gumamku.Yaaa memang aku yang salah,aku yang terlambat menyadari ini semua,tapi aku hanya manusia biasa,penyesalan memang selalu datang terakhir!

Sulit memang untuk menerima kenyataan bahwa dia telah tiada,pergi....dia pergi dari dunia yang indah ini menuju dunia yang Lebih daripada indah.Pergi,meninggalkanku yang dirundung penyesalan.Kututup mataku dan mengingat masalalu,yaaa masalalu dimana aku mengacuhkannya tanpa memikirkan perasaannya.


"Sisil,tunggu dong dengerin gue ngomong dulu sil" . Seru Vino sambil menarik tanganku dan menahaku untuk pergi . "Apa lagi vin?apalagi yang harus gue dengerin dari semua omongan lo hah?ada yang penting?paling cuma bilang kalo lo itu sayang banget sama gue kan?" Jawabku dengan mimik wajah seolah mengejeknya. "sil,kapansih lo sadar sil?gue itu sayang banget sama lo sisil,maaf mungkin gue egois terlalu maksain perasaan gue ke lo dan selalu ngelarang-larang lo ini itu,tapi karena gue emang sayang banget sama lo sisil" Jelas Vino.Tanpa pikir panjang kulepaskan tanganku dari genggamannya dan berlalu pergi meninggalkan Vino yang masih memanggil namaku."Apaansih vino,gak lucu tau maksain perasaan gitu,udah tau gue ga suka sama dia" . Keluhku sambil terus pergi menjauh dari tempatku dengan Vino tadi.


Sesampainya dirumah kulihat handphoneku bertumpuk sms dari vino dan aldy.

From : Vino
Sisil,bls dong sms gw


From : Vino
Sisil,


From : Vino
Sil,nanti malem ada acara ga?jln yuk


From : Vino
Sil,lg apa?udh makan?jaga kesehatan ya :*


From : Vino
Sil,gw sayang sama lo :( maafin gw yg trlalu maksain perasaan gw


From : Aldy
Sil,nanti mlm kan satnite ada acara ga?mw jalan sm gw?


From : Aldy
Guys nanti malem datang yah ke Taman Sari :)


From : Aldy
Sisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiillllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll




"Gila dua cowok ini apaan sih ngeflood di inbox gue aja" Keluhku . Kubalas sms mereka satu persatu,dan aku lebih memilih ajakan Aldy dibanding ajakan Vino,tapi...entah mengapa aku sendiri tidak menyukai pilihanku."Vino nanti malem ngajak gue kemana ya?apa gue ikut Vino aja?kalo sama Vino gue ngerasa nyamansih kalo jalan..ettt ett ett kok gue jadi ngomongin Vino yaaaa zzzzzz Sisil lo kenapa nih,lo kesambet apaan ya kok jadi mikirin Vino" Gumamku. "Apa gue naksir Vino?ah engga ah" gumamku lagi.


*Satnite
"Hey Sil,ready?" . tanya Aldy . "ga deh dy,gue ga jadi ikut gue ga enak badan,gue pusing,bye" kataku yang kemudian menutup pintu rumahku,dan kembali kekamar.Kulihat ada satu sms masuk "hmm siapa ya?Vino bukan ya?" Gumamku sambil terus tersenyum


From : Vino
Sil,maafin gue ya atas semua kesalahan gue,atas semua keegoisan gue,gue sayang sama lo sil :')


To : Vino
Hah?lo kenapa vin?iya gue maafin kok


From : Vino
Gue takut gak punya waktu lg sil buat ngucapin ke lo hehe :'D bye sisil ,gue syng sama lo :'*


To : Vino
VINO LO KENAPA VIN?


Tak ada balasan darinya,perasaanku semakin tak menentu,akupun bergegas menuju rumah Vino,namun nihil rumahnya kosong,akupun bertanya pada tetangganya,kata mereka keluarga Vino sedang kerumah sakit untuk mengantar Vino ke rumah sakit Harapan Bunda,dengan perasaan mengganjal akupun bergegas ke rumah sakit itu. "Vino,jangan tinggalin gue Vino,gue yakin lo sehat ya vino" Do'a-ku dalam hati.

Sesampainya dirumah sakit akupun menghampiri Recepsionist. "suster,ada pasien baru ga namanya Vino Sebastian?" . Tanyaku . "ada,dia diruang UGD" jawabnya .Tanpa pikir panjang akupun berlari menuju ruang UGD,didepan ruangan itu sudah ada keluarga Vino,akupun menghampiri mereka. "Tante,Vino kenapa tante?" . Tanyaku setengah memaksa . "Sisil,Vino sil,vino.." Jawab Mama Vino . "Kenapa tante?" . Tanyaku .  Belum sempat Mama Vino menjawab dokter sudah keluar membawa seorang pasien yang seluruh tubuhnya ditutupi kain putih,itu Vino. "VINOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO JANGAN TINGGALIN GUEEEEEEEEEEEEEEEEEE GUE SAYANG SAMA LO VINOOOOOOOOOOOOOO" .  kataku berteriak didepan jenzahnya . "dek,ikhlasin ya dek" kata Dokter menguatkanku . "sil,ini yang terakhir dikasih Vino buat kamu" Kata mama vino sambil menyodorkan sesuatu untukku . Sebuah boneka beruang berwarna pink yang ditengahnya terdapat sepucuk surat .


"Sisil sayang,gue sayang sama lo,mungkin kalo lo liat ini,gue udah gak ada,maaf gue gak ngucapin salam perpisahan sama lo,gue cuma bisa ngasih ini"



Vino.........

0 komentar:

Posting Komentar