Sampai kapan aku harus terus diam dengan sebuah rasa terpendam?Sampai kapan aku harus terus tegar?
Aku tak sekuat itu,aku hanya seorang manusia biasa yang selama ini mencoba untuk tegar.
Mungkin aku memang bodoh karena mencintai dia yang tak akan pernah mencintaiku.Bodohnya diriku yang selalu menunggu balasan sms darimu yang jelas-jelas tak akan ada.
Sampai kapan aku harus tetap memendam rasa ini?Rasa ini begitu sakit,dan sangatlah sulit untuk dipahami.
Aku memang menyayangimu,tapi kamu?Tak akan pernah ada rasa sayang untukku.
Sakit yang selama ini aku rasa bukan karena 'dia' tapi karena kau,kau yang salah memilih cinta.
Mungkin aku egois,tapi ya inilah yang aku mau,meskipun kau tak akan pernah tau.
"eh,sebenernya hubungan kita apasih?"
"kita adek kakak kan?"
jelas saja kau menjawab itu,karena kau takkan pernah menganggapnya lebih.
*************
"kuruuuusss"
"apaan?"
"lagi dimana lo?ol yuk gue mau LP nih sama nita"
kenapa harus nama itu lagi yang kau sebut?taukah kau aku selalu menunggu saat-saat kau untuk memintaku menjadi couplemu walau hanya sebatas dalam game.
"ga deh,ris maaf gue lagi gak mood"
"oh yaudah deh"
Kau memang tak pernah peka,apa kau sadar tiap kali kau mengajak ku online dengnmu hanya untuk menonton pertambahan cincin dan otomatis akan semakin lama bagimu untuk memutuskan wanita itu.
Kau memang laki-laki modus yang jelas saja banyak wanita yang menaruh hati padamu karena sikapmu,begitupun aku.
Aku memang belum lama mengenalnya,namanya adalah Aris,biasa kupanggil "gendud" karena memang sesuai dengan ukuran tubuhnya.Dia adalah seorang siswa dislah satu Sekolah Menengah Atas di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.Sedangkan aku bernama Ririn seorang siswi Sekolah Menengah Pertama yang memendam rasa untuknya lumayan lama.
Perkenalanku dengannya memang melalui sebuah game online yang cukup familiar dikalangan semua usia.Game yang dapat memasang-masangkan dua insan yang berbeda.Aku mengenalnya karena temanku yang bernama Rifat yang juga kebetulan temannya Aris,waktu itu kami bermain bersama,ngobrol-ngobrol dan sudah.
Setelah bermain aku hanya kaget saat menemukan sebuah akun facebook bernama "Muhammad Aris Setiafardi" kufikir inilah teman Rifat yang tadi bermain denganku,yaa ternyata benar,kamipun chatting dan makin dekat,makin dekat.
Pada akhir Mret 2012 lalu aku bertemu dengannya yaa dia,laki-laki yang selama ini memberi perhatian lebih padaku,layaknya seorang kekasih.Lama-kelamaan akupun menaruh hati padanya.Dia memang baik,perhatian,dan Shaleh.
*********************
Apa mungkin aku harus jujur padanya?Tapi bila terlalu lama kupendam sakit rasanya.Akupun memberanikan diri untuk memberitahu yang sebenarnya dan selama ini aku rasakan.
Aku menelponnya.
"Ris,gue gak ganggu kan?"
"Nggak kok Rin,kenapa?kangen ya lo sama gue?haha"
"Ih,GR banget lo yaelah,lagi dimana lo?"
"Lagi jalan mau ke net nih,ntar ol gak lo?"
"Nanti kali agak sorean whuhu"
"Oh,okelah ngomong-ngomong tumben lo nelpon,ada apaan?"
"Giniloh Ris,gue pengen jujur aja sama lo,sebenernya gue suka,eh bukan tapi sayang sama lo"
"Ha?apaan?serius lo?"
"Serius Ris"
"Sejak kapan?"
"Gath Maret"
"Oh,tapi gue udah nganggep lo adek gue sendiri Rin"
"Gapapa Ris,gue cuma pengen lo tau kok,yaudah ya takut lo ganggu"
"Rin,ma.."
Klik.
Telfon kuputus,aku tak kuat mengetahuinya yaa akupun menangis.Aku memang cengeng,aku memang rapuh apalagi urusan hati.Tapi aku harap Aris bisa mengerti atas semua perasaanku ini.
******************
Kudengar Nita,yang selama ini mendampingi Aris digame menaruh hati juga pada Aris,yang kutahu Aris juga memiliki perasaan yang sama.Apakah mereka akan jadian?Dan resmi menjadi sepasang kekasih?Oh Tuhan aku gundah,jika memang iya aku belum rela,aku belum ikhlas.
Tapi kak Zahra memberi tahu ku "Merelakan orang yang kita sayangi dengan orang lain memang sulit,tapi jika itu untuk kebahagiaannya mengapa tidak?" yaa kata-kata itu memang ada benarnya.Dan jika memang Aris akan menjadi sepasang kekasih dengan Nita aku akan ikhlas jika Nita dapat menyayangi Aris lebih dari aku.
Aris,seandainya engkau tahu,sampai saat ini aku masih sangat menyayangimu.Perasaan ini memang sulit untuk dihapuskan dan juga dilupakan.Kenangan selama aku dekat denganmu selalu melekat dimemori otakku,mungkin sudah permanen kau tinggal disana.


0 komentar:
Posting Komentar