Fanfiction : Incredible Angels | Chapter 2

Sabtu, 09 Februari 2013

Tittle : Incredible Angels
Author : Neul Mi
Genre : Fantasy,friendship,romance
Length : Chaptered
Main Casts :
-          Kwon Soo Yeon (OC)
-          Kim Jong In (Kai)
-          Elisabeth Lim (Lisa)
-          Xi Lu Han (Luhan)
Other Casts :
-          All member EXO
-          All member B2ST
-          And other
Note: using 4Minute's Jihyun and SNSD's Taeyeon photo
***
This is not my first EXO FF,but this is my first Fantasy FF kkk~ Hope you enjoy readers-deul! This FF dedicated to : Exotics and B2UTIES (: Backsound : Exo K / Exo M - MAMA
***
Prev Chapter :
‘Ya,dia kembali,kalian lihat anak baru yang bernama Elisabeth tadi? Dialah Els yang selama ini menghilang dan sepertinya kita akan…..’
‘Kita akan apa Luhan-ge?’ tanya Kris karena Luhan menggantungkan kata-katanya tadi.
‘Kita akan berperang kembali….. Siapkan kekuatan kalian! Aku tahu siapa yang dia incar kali ini’ kata Luhan dengan nada khawatir yang sangat kentara disana.
‘Nuguya Luhan-ah?’ tanya Suho.
‘Wanita yang duduk di sebelahku,dalam kata lain,yeojachingumu Kai’ jawab Luhan.
‘Mwo? Kau sedang tidak bercanda kan hyung?’ tanya Kai.
‘Tidak,tentu saja tidak,kau fikir aku akan bercanda disaat seperti ini,eoh? Begini saja,kalian hubungi yang lain dan beritahu mereka untuk berkumpul di tempat biasa nanti pada jam istirahat. Kekuatanku semakin berkurang,annyeong’ kata Luhan dan langsung memutuskan komunikasi dengan para sahabatnya.

***
Bel berbunyi tiga kali. Tanda bagi seluruh siswa Seoul Super High School untuk beristirahat.

‘Hyung-deul,Sehun-ah bisakah kalian berkumpul di tempat biasa sekarang juga? URGENT!’ kata Kai yang berusaha mentelepati semua hyung dan satu dongsaengnya dengan memberikan penekanan pada setiap suku kata pada kata terakhirnya.
‘Ne Kai-ah’ jawab semuanya serempak.

Setelah mendapat jawaban dari semua sahabatnya,Kai pun menarik paksa tangan yeojachingunya.
“Aish,Kai-ah wae geurae?” protes Sooyeon yang tidak suka diperlakukan sedikit kasar oleh namjachingunya.
“Ikutlah denganku,ini urgent” jawab Kai santai.
“Baiklah,baiklah aku ikut” ucap Sooyeon pasrah.

Sesampainya di tempat yang mereka tuju. Mereka pun langsung duduk di sebuah ruangan bernuansa hitam namun terkesan elegan,dengan beberapa barang elektronik,tempat tidur,lemari,dan benda-benda lainnya. Ini adalah markas mereka. Yaa,markas mereka berada di sekolah dan perlu kode khusus untuk mengakses masuk ke dalam ruangan ini dan tentunya hanya mereka ber 12-Exo-ditambah dengan Sooyeon yang mengetahui kode rahasianya.

“To the point saja Kai-ah,ada apa?” tanya lelaki bermata panda yang tak lain dan tak bukan adalah,Tao.
“Ne,to the point sajalah Kai-ah ada apa?” kali ini sang Maknae yang biasa dipanggil Sehun yang bertanya.
“Bukan aku yang ingin berbicara,tapi Luhan-hyung” jawab Kai sambil melirik Luhan.
“Ada apa hyung? Apakah ini sangat penting?” tanya Lay.
“Sangat-sangatlah penting,dan ini berhubungan dengan keselamatanmu,Sooyeon-ah” jawab Luhan sambil menunduk.
“Aku? Kenapa aku oppa? Keselamatanku? Apa maksudmu?” tanya Sooyeon dengan raut kekhawatiran yang mulai terlihat di wajah cantiknya.
“Els telah kembali” kata Luhan lirih dan sukses membuat semua yang ada di sana-kecuali Kris,Suho,Kyungsoo,Xiumin dan Kai-terbelalak.
“Mwo? Kau tidak bercanda kan hyung?” tanya Chanyeol dengan tertawa yang dibuat-buat.
“Apakah kau fikir lucu jika bercanda disaat seperti ini?” kata Kris,sang leader.
“Ani hyung” jawab Chanyeol sambil tertunduk. Ia memang takut pada hyungnya yang satu ini.
“Ngomong-ngomong bagaimana kau bisa tahu bahwa Lisa itu adalah Els,Luhan hyung?” tanya Kai yang masih merangkul kekasihnya.
“Jadi,begini…..” Kata Luhan mulai bercerita

Luhan’s POV

“Ngomong-ngomong bagaimana kau bisa tahu bahwa Lisa itu adalah Els,Luhan hyung?”  tanya Kai yang masih merangkul Sooyeon.

Sudah kuduga,ia akan bertanya demikian. Aku tahu Kai sangat khawatir pada kekasihnya itu.

“Jadi,begini…. Ketika anak baru itu masuk,aku tidak sengaja bertatapan mata langsung dengannya yaa memang itu hanya beberapa detik namun membuat jantungku berdegup lebih cepat,kalian tahu kan siapa orang yang mampu melakukan itu? Hanya satu,dan itu adalah Els! Dia menyamar dengan sangat baik kali ini. Dan ketika ia memperkenalkan dirinya di depan kelas,aku seolah mendapat penglihatan apa yang akan ia lakukan,dan kalian tahu apa yang aku lihat? Ketika malam,ia mendatangi kamar Sooyeon,memang Sooyeon sempat melindungi dirinya dengan kekuatan yang ia miliki,namun itu tak bertahan lama dan Els melihat celah untuknya menyerang dan….” Aku menggantungkan kata-kataku.

“Dan apa? Ayolah Luhan hyung! Apa yang terjadi selanjutnya pada Sooyeon?” tanya Baekhyun tak sabar.
“Sooyeon dijadikan sandera oleh mereka” jawabku lemah.
“Mereka? Siapa yang kau maksud dengan mereka hyung?” tanya Tao.
“Jadi,Els kembali tidak sendiri?” tanya Kai kemudian.
“Apakah itu ada hubungannya dengan terror-terror pada kementerian belakangan ini?” kali ini Kris yang bertanya.
“Ya,mereka,yang membuat Els berpaling dari kebenaran,siapa lagi kalau bukan The Knight Of The Dark? Aku yakin memang ada hubungannya dengan terror itu” jawabku kemudian.

Hening.

Mereka tampak berfikir.

Srrt. Srrrt.

Samar-samar aku mendengar sesuatu dari luar. Tunggu,ada yang mengikuti kami? Siapa?

“Lay,kemarilah” kataku pada Lay.
“Ada apa hyung?” tanya Lay.
“Tolong,gunakanlah kekuatan tembus pandangmu dan lihat siapa yang ada di luar,aku yakin ada yang menguping pembicaraan kita” bisikku pada Lay. Lay hanya mengangguk sebagai jawaban.

“Hyung,ada seorang wanita di luar” kata Lay berbisik padaku.
“Itu pasti Els” kataku.

“Kai,kemarilah” panggilku pada Kai.
“Ada apa hyung?” tanya Kai heran,dan dengan enggan ia pun melepaskan rangkulannya dari bahu kekasihnya.
“Berteleportasilah ke halaman luar ruangan ini,Els sedang memata-matai kita dari luar” bisikku pada Kai.
“Arraseo” jawab Kai mantap. Ia pun langsung mengucapkan kata “Move” sepelan mungkin namun aku masih bisa mendengarnya.

“Semuanya! Keluar!” kataku setengah berteriak.

End Of Luhan’s POV

**

Mendengar aba-aba dari Luhan yang tiba-tiba,mereka semua pun berhamburan keluar dari ruangan itu dan kaget mendapati Kai tergolek lemah di atas tanah.

“Kai,gwenchana?” tanya Sooyeon.
“Gwenchana chagiya” jawab Kai sambil tersenyum lemah.
“Apa yang terjadi Kai-ah?” tanya Luhan.
“Dia punya kekuatan baru hyung,aku tidak tahu apa itu tapi dia mampu membekukan seluruh tubuhku dan langsung membuatku lemas seketika” jawab Kai lirih.
“MWO?” teriak semuanya bersamaan.
“Hey,aku menemukan sesuatu” kata Baekhyun sambil melambai-lambaikan sebuah kertas yang berada di tangannya. Dengan sigap,Kris sang leader pun mengambil kertas yang berada di tangan Baekhyun. Kemudian,Kris pun membuka lipatan-lipatan kertas itu satu persatu dan membaca tulisan yang tertera di sana dengan suara khasnya.

“Kalian telah menyadari penyamaranku rupanya,kalian memang cerdik. Terutama kau Luhan sayang. Kau masih mengingatku rupanya,haha. Apa yang kau katakana pada mereka memang benar,aku akan menjadikan gadis yang ada bersama kalian sebagai sandera. Oh iya,nanti malam bagaimana kalau kita mulai perang,hm? Aku dan The Knight Of The Dark akan menyambut kalian,datanglah ke lapangan utama Kota Seoul pada pukul 7pm,see you Exo! Tertanda mantan anggota kalian.” kata Kris yang membaca tulisan berupa surat tersebut.

“Apa mereka gila? Mereka menantang kita berperang?” protes Xiumin.
“Entahlah,begini saja,kita tanya pada Leeteuk hyung dulu saja,bagaimana?” usul Suho.
“Aku setuju” jawab mereka serempak.

**

Atas persetujuan seluruh anggota EXO,Kris,Suho,Xiumin,dan Kai pun pergi ke ruangan kepala sekolah atau yang lebih tepatnya ketua organisasi EXO.

“Annyeong Leeteuk hyung” sapa Kris pada Leeteuk.
“Annyeong Duizzhang,ada apa kalian datang kemari?” tanya Leeteuk.
“Kami ingin berkonsultasi denganmu,mereka kembali dan berbuat rusuh serta menantang kami malam ini,menurutmu sebaiknya kami ladeni saja,atau kami tolak?” tanya Kris.
“Hmm,mengingat terror-terror pada kementerian belakangan ini sebaiknya kalian ladeni saja,dan ada baiknya jika kalian mengatur strategi bukan di markas” jawab Leeteuk sambil menopang dagunya.
“Arraseo hyung,kamsahamnida,kami permisi,annyeong” kata Kris lalu pergi meninggalkan ruangan kepala sekolah itu.

** To Be Continued **

0 komentar:

Posting Komentar