Tittle : We’re
Different,but We’re In Love
Author :
JokerTaaany
Genre :
Fantasy,Romance,Friendship,Hurt/comfort
Length : Twoshoot
Main casts :
-
Kim Jong
In
-
Xi Lu Han
-
Wu Eun Soo
(OC)
Other casts :
-
Wu Yi Fan
-
Kim Joon
Myeon
-
Wu Gi Na
Rating : PG15
Annyeong! Saya
author baru di sinii *bow* salam kenal yaa :3 Maaf kalo misalnya semua cerita
saja ngaco,tidak jelas dan lain-lain. Karena saya juga masih belajar u____u
Btw,ini hasil imajinasi saya sendiri. Tanpa copas! Jadi kalo misalnya ada
kesamaan cerita,alur,atau apa pun itu tolong dimaafkan. Saya juga manusia T^T
yaudah deh yuk capcus aja sama ceritanya~
Tegang. Itulah
suasana kerajaan vampire sekarang. Mereka resah,mendengar kabar bahwa sedang
ada perburuan vampire besar-besaran dari negeri nun jauh di sana. Mereka
merupakan keturunan Werewolf yang merasa bahan makanan mereka berkurang dengan
adanya vampire di dunia ini. Raja kerajaan vampire itu tengah memikirkan
sesuatu. Lebih baik mundur/menyerang? Mereka tidak memiliki banyak
pasukan,butuh waktu lama untuk membentuk pasukan baru dari para manusia picisan
itu.
“Permisi Paduka,ada
apa gerangan Paduka memanggil saya ke mari?” tanya pelayan kerajaan yang paling
dipercaya oleh Raja Wu,Xi Lu Han namanya.
“Begini Luhan,saya
ingin meminta pendapatmu,kau sudah mendengar kabar tentang perburuan yang
dilakukan oleh para werewolf,bukan?” Luhan mengangguk. “Jadi,menurutmu lebih
baik kita mundur atau kita melawan? Aku tidak yakin jika kita melawan kita bisa
menang. Kau tahu sendiri kan pasukan kita tidak banyak? Dan butuh waktu lama
untuk membentuk pasukan baru dari para manusia di pusat kota ini” Yi Fan
menunduk. Ia sedikit frustasi akan hal ini.
“Kita tetap
melawan,Yang Mulia. Kekuatan mereka meningkat ketika bulan purnama,bukan? Kita
punya kesempatan untuk membentuk pasukan baru sebelum bulan purnama tiba.
Mereka pasti akan menyerang kita ketika kekuatan mereka berlipat ganda. Bulan
purnama masih satu bulan lagi Yang Mulia,setidaknya kita dapat mengumpulkan
sedikitnya 200 pasukan” jawab Luhan tenang.
“Kau benar,tidak
salah aku meminta pendapatmu. Kau bisa melanjutkan pekerjaanmu sekarang.
Terimakasih saranmu,Luhan”
“Sama-sama Yang
Mulia,baiklah saya permisi”
**
Di sebuah taman di
pusat kota. Terlihat dua insan sedang bermesraan. Wu Eun Soo dan Kim Jong In
nama dua insan tersebut. Mereka berdua tidak tahu bahwa keluarga mereka
bermusuhan satu sama lain. Jongin merupakan werewolf,sedangkan Eunsoo merupakan
vampire. Mereka tidak pernah memberi tahu satu sama lain.
Awal pertemuan
mereka hanya dari kata “Maaf,aku tidak sengaja” ketika secara tidak sengaja
Eunsoo menumpahkan minuman ke baju Jongin. Jongin bukan merupakan tipe lelaki
yang romantis. Jongin merupakan lelaki yang sifatnya lebih dewasa dari pada
umurnya. Sifat Eunsoo adalah kebalikan dari sifat Jongin,sifat Eunsoo
kekanakkan,tidak mau mengalah,dan juga manja. Mungkin karena faktor dari
keluarganya yang memang terlalu memanjakannya.
“Jongin-ah ini
sudah sore,aku pulang dulu ya,aku takut kedua orangtuaku akan mencariku” pamit
Eunsoo.
“Baiklah,kau
hati-hati di jalan. Oh iya jangan lupa,besok aku akan berkunjung ke rumahmu ya”
kata Jongin.
“Iya,sampai besok. Annyeong”
“Nado Annyeong”
**
Setibanya di
rumah,Eunsoo telah dikagetkan oleh kosongnya istana. Tidak ada siapa-siapa di
istananya yang se megah ini. Eunsoo pun mencari-cari ke setiap sudut ruangan.
Sampai pada akhirnya,ia bertemu dengan Luhan yang sedang memotong rumput di
halaman belakang istananya.
“Luhan-ge,kemana
perginya semua penghuni istana? Ayah dan Bundaku kemana ge?” tanya Eunsoo.
“Mereka berburu
untuk membuat pasukan,nona” jawab Luhan tanpa menghentikan pekerjaannya.
“Pasukan? Untuk
apa?” Luhan menghela nafas panjang. Ia pun menceritakan semuanya yang ia tahu
kepada Eunsoo. Tanpa terlewat sedikit pun. Setelah mendengar penjelasan
Luhan,mata Eunsoo sedikit memanas. Ia merasa ingin menangis. Luhan yang
mengetahui situasi langsung memeluk Eunsoo.
“Nona,tenanglah.
Aku yakin kita tidak akan apa-apa. Percayalah padaku,kau tahu kan aku dan
ayahmu bukan vampire sembarangan?”
“Aku tahu tentang
itu Luhan-ge,hanya saja,seandainya kita kalah,bagaimana?”
“Yang Mulia tidak
akan pernah membiarkanmu ikut dalam perang itu,kau harus tetap bersamaku”
“Jadi,kau tidak
ikut perang itu?”
“Tidak,aku lebih
baik di sini dan menjagamu” Eunsoo tersenyum dan mengeratkan pelukannya pada
tubuh Luhan. Di dalam hatinya,Luhan berbisik. “Ini nyaman”
**
Sementara itu,di
kerajaan werewolf. Jongin atau yang lebih sering dipanggil Kai,anak dari Kim
Joon Myeon,ketua suku werewolf sedang diberikan pengarahan. Ia diajarkan segala
yang ayahnya tahu. Dalam hatinya,ia tidak pernah ingin ikut hal yang seperti
ini. Namun,karena jabatan ayahnya lah yang mengharuskannya berpartisipasi dalam
acara besar-besaran bangsanya ini.
Malam itu seusai
latihan,Kai duduk di balkon kamarnya. Memandangi langit yang penuh dengan
bintang. Ia memandangi bulan. Berharap jika tidak akan pernah ada bulan
purnama. Jadi,ia dan sukunya tidak perlu melakukan ini. Ini kejam,bukan?
Membunuh vampire yang sebenarnya tidak bersalah? Membayangkan dirinya sedang
membunuh seorang vampire saja sudah membuatnya bergidik. Bagaimana jika ia
harus melakukannya secara nyata?
Kai
menggosok-gosokkan telapak tangannya. Ia kedinginan.
“Kai-ah,kuharap kau
dapat melatih kekuatanmu dengan cepat. Kau bukanlah werewolf biasa” kata
ayahnya yang mengagetkan Kai.
Kai mendengus
mendengar perkataan ayahnya,kemudian ia berkata “Iya ayah,kuharap juga begitu.
Kau juga bukan werewolf biasa,kan?”
Joonmyeon tersenyum
bangga “Tentu saja,jika anaknya bukanlah werewolf biasa,sudah pasti anaknya
juga. Sudahlah,lebih baik kau tidur,besok kau masih ada mata kuliah,bukan?”
“Iya ayah,jaljayo” ucap Jongin. Joonmyeon pun
keluar dari kamar anak satu-satunya itu.
Keesokan harinya
Kai berangkat menuju universitasnya tempat ia menuntut ilmu sekarang ini. Ia
juga ingin bertemu dengan kekasihnya tentu saja. Tidak bertemu dengan Eunsoo
sehari saja,itu dapat menyebabkan gangguan jiwa menurutnya. Berlebihan
mungkin,tapi Eunsoo suka dengan perlakuan Kai.
“Eunsoo-ya!” sapa
Kai pada kekasihnya itu.
“Ya,Jongin-ah!”
balas Eunsoo.
Kai sudah sangat
hafal dengan kebiasaan kekasihnya yang gemar sekali membaca. Maka,dengan
mudahnya Kai menemukannya. Di mana lagi selain perpustakaan yang penuh dengan
buku-buku tebal tak bergambar itu?
“Kau sedang membaca
apa?” tanya Kai.
“The Legend Of
Werewolf” jawab Eunsoo sambil membolak-balik halaman buku yang sedang
dipegangnya. Kai menelan salivanya begitu ia mendengar Eunsoo menyebutkan kata ‘Werewolf’.
Kai berubah gugup. “Untuk
apa kau membaca buku seperti itu? Werewolf itu hanya mitos ha-ha-ha” ucap Kai
sambil tertawa garing.
Eunsoo menaikkan
sebelah alisnya. “Kau kenapa? Apakah kau sakit? Kalau begitu sepulang sekolah
kau tidak perlu mampir ke rumahku kalau begitu,kau istirahat saja”.
“Apa? Ti-tidak aku
tidak apa-apa,aku akan tetap mampir ke rumahmu hehe” ucap Kai sambil membentuk
V sign.
**
Luhan memicingkan
matanya untuk melihat lebih jelas dua sosok yang mendekat kea rah istana. Ia
merasakan orang yang bersama Eunsoo merupakan bukan dari bangsa vampire. “Kau
masuk tepat ke kandang macan yang kelaparan” Luhan menyeringai. Tentu
saja,sosok yang sedang berjalan bersama Eunsoo adalah Kai. Musuh besar bangsa
vampire.
“Ayah,Bunda aku
pulang” kata Eunsoo pada kedua orangtuanya.
“Siapa itu
Eunsoo-ya?” tanya Gina,Bunda Eunsoo tanpa basa-basi.
“Oh bunda,kenalkan
dia adalah kekasihku namanya Jongin” ucap Eunsoo dengan sumringah. Namun tidak
dengan Yi Fan dan juga Gina. Mereka seperti curiga pada sosok lelaki yang
bersama Eunsoo.
“Jongin-ah,selamat dating
di istana kecil kami” kata Yi Fan.
“Terimakasih ahjussi,ahjumma” balas Kai sambil
membungkuk 90°.
Setelah Eunsoo
mengajak Kai berkeliling sekitar rumahnya. Luhan mendatangi Yi Fan dan juga Gina.
“Permisi Yang Mulia”
Luhan berjongkok di hadapan singgahsana Rajanya.
“Ada apa Luhan?”
tanya Yi Fan.
“Lelaki yang
bersama Eunsoo tadi adalah seorang…”
“Werewolf” potong
Gina. Luhan mengernyitkan dahinya. “Bagaimana Paduka Ratu bisa tahu?”
“Hahaha baunya saja
tercium seperti anjing peliharaan” jawab Gina.
“Luhan,tolong awasi
Eunsoo” ucap Yi Fan yang mengubah air mukanya menjadi serius.
“Baiklah Yang
Mulia,saya permisi” ucap Luhan.
Luhan terus
mengikuti setiap gerak-gerik Eunsoo dan Kai. Sesekali,Kai menoleh ke belakang
dan tak menemukan apa-apa. Karena Luhan,dapat membaca isi pikiran orang dengan
kekuatan Telekinesis miliknya. Itulah
yang menjadi kelebihan Luhan.
Terkadang,Luhan
memegangi dadanya yang terasa sesak ketika melihat kemesraan pasangan Eunsoo
dan Kai. Diam-diam,ia mencintai Eunsoo. Bagaimana tidak? Mereka sudah
bersama-sama sejak kecil. Sejak kepergian kedua orangtua Luhan. Yi Fan dan Gina
lah yang mengasuh Luhan. Itu sebabnya Luhan terus mengabdi pada keluarga Wu.
Meskipun ia harus mengorbankan nyawanya,ia rela untuk melindungi keluarga ini.
Ketika sedang
memata-matai mereka,Luhan merasa ia diajak bertelepati oleh Yi Fan.
“Luhan,jangan beri tahu Eunsoo tentang
kekasihnya itu,mengerti?”
“Saya mengerti,Yang Mulia”
“Oh iya,bisakah kau baca fikirannya? Lalu
beritahu aku”
“Baiklah Yang Mulia,tunggu sebentar”
Luhan
berkonsenterasi,ia berusaha membaca isi fikiran Kai. Luhan tercengang ketika ia
mengetahui bahwa Kai pun tidak tahu tentang Eunsoo yang sebenarnya. 1 poin
tambahan untuk keluarga vampire. Ini merupakan senjata yang bagus.
**
“Pasukan kita
ternyata lebih banyak dari yang kukira,Yang Mulia” ucap Luhan.
“Haha kau benar,ini
menguntungkan,berterimakasihlah kepada para prajurit” Yi Fan tersenyum bangga.
Sementara itu di
tempat suku werewolf.
Joonmyeon
mengetahui tentang rencana penyerangan yang akan dilakukan oleh bangsa vampire.
Ia terus saja memutar otaknya untuk mencari jalan keluar agar sukunya tidak kalah.Biar
bagaimanapun dialah pemimpin suku werewolf. Akhirnya,ia menemukan cara.
“Kai-ah,kemarilah”
ia memanggil Kai yang kebetulan sedang lewat di depannya.
“Ada apa ayah?”
tanyanya.
“Bisakah kau
membantuku malam ini? Kau harus melakukan sesuatu untukku” Joonmyeon
mengeluarkn smirknya yang membuat Kai bergidik. Perasaan Kai berubah menjadi
tidak enak setelahnya.
“Apa itu?” tanya
Kai hati-hati.
To Be Continued~



0 komentar:
Posting Komentar