Fanfiction : Incredible Angels | Chapter 3

Jumat, 08 Maret 2013

Tittle : Incredible Angels
Author : Huang Mei Lim
Genre : Fantasy,friendship,romance
Length : Chaptered
Main Casts :
Kwon Soo Yeon (OC)
Kim Jong In (Kai)
Elisabeth Lim (Lisa)
Xi Lu Han (Luhan)
Other Casts :
All member EXO
All member B2ST
And other

***
This is not my first EXO FF,but this is my first Fantasy FF kkk~ Hope you enjoy readers-deul! FF ini pernah aku post di blog pribadiku kekeke~ Silahkan dibaca deh:3 Jeongsonghamnida kalo jelek *bow*Backsound : Exo K / Exo M – MAMA
***
Prev Chapter :
“Annyeong Leeteuk hyung” sapa Kris pada Leeteuk.
“Annyeong Duizzhang,ada apa kalian dating kemari?” tanya Leeteuk.
“Kami ingin berkonsultasi denganmu,mereka kembali dan berbuat rusuh serta menantang kami mala mini,menurutmu sebaiknya kami ladeni saja,atau kami tolak?” tanya Kris.
“Hmm,mengingat terror-terror pada kementerian belakangan ini sebaiknya kalian ladeni saja,dan ada baiknya jika kalian mengatur strategi bukan di markas” jawab Leeteuk sambil menopang dagunya.
“Arraseo hyung,kamsahamnida,kami permisi,annyeong” kata Kris lalu pergi meninggalkan ruangan kepala sekolah itu.
***
Sooyeon masih bergumul dengan pikirannya sendiri. Dia masih tidak mengerti kenapa ia diseret ke dalam masalah pelik seperti ini. Selain itu,ia juga masih memikirkan Kai yang kini sedang terbaring di sampingnya. Kai belum sadar sejak  15menit yang lalu. Sooyeon masih membayangkan jika ia ikut dalam pertempuran EXO dan juga The Knight Of The Dark. Cukup. Itu membuatnya bergidik sekarang. Risih dengan pemikirannya sendiri. Ia juga memikirkan seandainya ia harus menggunakan kekuatannya di hadapan teman-temannya,terlebih kekasihnya. Astaga,itu tidak mungkin. Pikirnya sambil menepuk dahinya sendiri. Namun,sebuah pergerakan membuatnya melepaskan sejenak pemikiran mengerikannya itu. Jemari Kai bergerak. Jemarinya mengelus lembut punggung tangan Sooyeon yang kini berada di dekatnya.

“Kai!” seru Sooyeon.
“Hey Sooyeon-a” sapa Kai sambil menunjukkan cengiran khasnya.
“Yaaa! Ppali irreona,biar kubantu” gadis itu pun membantu Kai untuk duduk.
“Berapa lama aku tidak sadarkan diri?” gadis itu menghela nafas panjang,kemudian melirik ke arah jam tangan pemberian Kai bulan lalu yang melingkar manis di pergelangan tangannya.
“enam belas menit” Kai pun membelalakkan matanya.
“Sungguh?” Sooyeon pun memukul pelan tangan Kai.
“Bodoh! Tentu saja sungguh,ayolah aku antar kau ke markas EXO,yang lain sudah menunggumu” Kai pun mengangguk tanda mengiyakan ajakan kekasihnya itu.

**

“Kai,apa kau sudah baikan?” tanya lelaki berparas bak malaikat itu. Luhan.
“Gwenchana hyung,ada apa lagi?” kini Kai yang bertanya.
“Nanti malam kita akan bertarung dengan TKOD” terdengar helaan nafas panjang dari Chen setelah mendengar perkataan Luhan.
“What? Are you guys serious?”
“Of course Kai-ah we’re serious! Listen! we’ll make a strategy so listen me carefully” sang Leader pun angkat bicara. “Rencana pertama,karena mereka berniat menjadikan Sooyeon sebagai tawanan mereka,kita jadikan Sooyeon sebagai umpan” terdengar protes dari Kai setelah Kris menyebutkan perihal rencananya tersebut. “Kai,biarkan aku berbicara sebentar kita ber-tiga belas di sini,dan aku akan membagi kita menjadi dua kelompok,nah kelompok pertama Kai,aku,Kyungsoo,Chen,Suho,dan juga Lay sedangkan kelompok kedua Luhan,Sooyeon,Baekhyun,Chanyeol,Sehun,Xiumin,dan juga Tao nah kelompok pertama akan menunggu TKOD di tempat yang telah mereka tentukan,dan kelompok kedua stay di sini,Luhan sering-seringlah bertelepati dengan Kai,dan Sooyeon aku mohon gunakanlah cahaya penglihat keadaan,aku tahu kau memiliki kekuatan itu,jika kau lihat kami dalam posisi akan bertarung,kalian cepatlah ke lapangan,setelah itu tugasmu Tao,yaitu menghentikan waktu dan Xiumin langsung membekukan tiga di antara mereka,sedangkan Chanyeol membakar rerumputan sisa di antara mereka yang tidak dibekukan oleh Xiumin,paham? Kai,kau dan Baekhyun sertaKyungsoo berteleportasilah ke markas mereka dan ambillah cincin itu,dan sisanya tetap dalam posisi akan bertarung dan juga melindungi Sooyeon,mengerti?” mereka semua pun menganggukkan kepala mereka tanda mengerti. “Baiklah,rencana kedua,rencana ini hanya dilakukan jika rencana pertama tidak berhasil,Sooyeon-a bacalah pikiran leader mereka,telepatikan dengan kami,beritahu pendapatmu,dan kami akan mengikutinya,arraseo?” mereka pun mengangguk lagi.

“Kris oppa,tapi aku belum siap untuk menggunakan kekuatanku” mendengar hal itu,Kris pun menghela nafasnya.
“Sooyeon-a,kekuatanmu jauh lebih berpengaruh dibandingkan dengan kekuatan kami” kali ini Sooyeon mengerutkan dahinya.
“Maksudmu?”
“Cincin yang ada di tangan TKOD adalah peninggalan sekolah ini yang berhasil dicuri oleh mereka,dan aku baru tahu,siapa orang yang bisa mengaktifkan serta mengendalikan cincin itu” Kris berkata dengan serius kali ini.
“Siapa memangnya hyung?” Kris menoleh untuk mengetahui siapa yang bertanya.
“Dia adalah Sooyeon,Baekhyun-a” mendengar hal itu,Baekhyun menatap Kris dan Sooyeon bergantian. Dalam hatinya,ia berddecak kagum.
“Nah Sooyeon,sampai nanti malam,kau dalam pengawasan Chanyeol dan Kai di rumahmu,semuanya,sampai nanti malam” ujar Kris sebelum melenggang keluar meninggalkan yang lainnya di markas.

**
Angin malam berhembus menerpa wajahku. Menggelitik kulitku,dan membangunkan bulu romaku. Angin malam ini cukup kencang. Aku berharap ini bukanlah ulah Sehun. Malam ini aku harus menggunakan kekuatanku,ya? Aku takut aku tidak bisa mengontrolnya. Ayah dan Ibuku tidak berada di Seoul saat ini. Mereka sedang ke rumah tanteku di Gangnam. Oh betapa terkutuknya malam ini. Seandainya ada kedua orangtuaku,pasti aku akan bisa mengontrol kekuatanku ini dengan bantuan mereka. Aku takut aku akan meporak-porandakan tempat ini. Aku bisa berteleportasi seperti Kai,bedanya,aku bisa berteleportasi lebih cepat,tepat,dan mampu membawa 100 orang bersamaku. Aku bisa membaca pikiran dan bertelekinesis seperti Luhan,bedanya,aku bisa mengetahui masa depan mereka nantinya,aku bisa melihat masa lalu mereka,dan aku bisa memindahkan apa pun yang aku mau tanpa benda itu harus melayang dahulu. Terakhir,aku bisa membuat tempat ini jadi hancur hanya dalam hitungan detik jika emosiku tidak terkontrol. Hal itulah yang aku takutkan. Aku takut kekuatan menggerakkan bumiku lepas kendali.

“Jangan khawatir Sooyeon-a aku yakin itu tidak akan terjadi”

“Kau tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya Luhan-ge,dan hey mengapa kau ada di sini? Bukankah seharusnya hanya Kai dan Chanyeol?”

“Mereka ada di dalam,oh iya Sooyeon-a bagaimana jika aku tidak bisa melawannya? Aku rasa aku tidak sanggup jika harus melawannya” Luhan menundukkan kepalanya. Oh aku tahu apa yang dia rasakan saat ini.

“Aku tahu kau bisa Luhan-ge,aku bisa melihatnya dari pikiranmu” kataku seraya menepuk-nepuk bahunya. Luhan-ge,kau bisa!

“Tapi…… Aku masih mencintainya,kau tahu?”

“Aku selalu tahu Luhan-ge,aku tahu. Tapi bisakah kau lupakan cinta itu sesaat dan memandang lurus ke depan? Saat ini mereka berusaha menghancurkan kita,Luhan-ge”

“Aku rasa kau benar,terimakasih atas saranmu Sooyeon-a”

“Sama-sama Luhan-ge”

Seandainya Luhan tahu,ini pun berat untukku. Tidak ada yang tahu,dan aku harap tak kan pernah ada yang tahu. Dongwoon,adalah mantan kekasihku. Maknae TKOD itu mantan terindahku. Ah,jika saja dulu aku tidak pindah sekolah. Mungkin aku masih bersamanya sekarang. Eh? Berpikir apa aku ini. Aku sudah memiliki Kai,bukan? Kai adalah lelaki termanis yang pernah aku temui,tapi dia tidak bisa seromantis Dongwoon ketika bersamaku. Oke Sooyeon,stop mengenang masa-masa indahmu dahulu. Tatap masa kini. Dongwoon mengkhianatimu,bukan? Bahkan dia memilih memusuhimu ketimbang jadi temanmu! Ayolah Sooyeon,ingat Kai.


“Selamat malam,nona cantik” suara itu.. Suara berat itu… Apa jangan-jangan?

“K-k-kau…………”

To Be Continued-

0 komentar:

Posting Komentar