Fanfiction : From Friend Become Boyfriend Part 5

Minggu, 16 Desember 2012


Author : Intan Nurmala ( @IntaanNM )
Tittle : From friend become boyfriend
Genre : Romance,angst,sad romance,humor,ngawur (so pasti)
Main cast :
You as Sung ha won
Yong Junhyung as Junhyung
Lee Seung Hyun as Seungri
Other cast :
Kwon Ji Yong as GDragon
Jang Hyun Seung as Hyunseung
Sung Daesung as Daesung
Lee Gikwang as Gikwang
Kim Hyun Ah as Hyuna


Summary : Cinta memang tak bisa di paksakan. Memaksakan cinta untuk mencintai orang yang sebelumnya tidak kita cintai? Akan sangat sulit. Semakin kau berusaha melupakannya. Semakin sulit pula kau melupakannya.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Prev Chapter :


"Ya,dia pernah terjatuh dari pohon tanpa menangis sedikit pun,dia pernah terlempar dari ayunan karena ulahku hingga tangannya perlu dijahit dan dia tidak menangis,melainkan aku yang menangis"
"Astaga benar-benar gadis yang tegar ya,jika aku ada diposisinya mungkin aku akan menangis saat itu"
"Yaa itulah adikku,dia juga misterius"
"Maksudmu?"
"Kalau kau sudah mengenalnya,kau akan tahu apa yang kumaksud misterius itu"
"Baiklah"

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Junhyung masih merasa bersalah pada Ha Won. Karena dialah penyebab dari menangisnya orang yang sangat ia sayangi itu. Dia tidak tahu bahwa Ha Won ternyata menyukainya. Ia merasa bodoh telah membuat Ha Won jatuh cinta padanya. Bukan karena apa-apa ia tidak ingin Ha Won jatuh cinta padanya. Karena dia tahu dia akan meninggalkan Ha Won nantinya. Ia takut bahwa Ha Won akan membencinya ketika ia sudah meninggalkan Ha Won nantinya.

Junhyung masih mematung dengan handphone ditangannya. Berharap-harap cemas Ha Won akan membalas smsnya. Tapi sudah lebih dari 1jam sejak ia mengirimi Ha Won sms,tak ada balasan dari Ha Won. Ia menjadi semakin merasa bersalah.

"Seandainya waktu dapat diputar kembali aku tak akan mengatakan hal seperti tadi Wonnie" gumamnya.
"Sampai kapan kau akan mematung seperti itu Junhyung-ah?" tanya Gikwang yang sedari tadi memerhatikan tingkah sahabatnya itu.
"Sampai ia mau membalas smsku" jawab Junhyung datar.
"Mungkin kau harus menemuinya secara langsung"
"Apa ia mau berbicara denganku hah?"
"Kau belum mencobanya kan?"
"Memang belum"
"Yasudah temui dia sekarang juga"
"Baiklah,gomawo atas saranmu Gikwang-ah" kata Junhyung sambil menepuk-nepuk bahu sahabat sejak kecilnya itu.
"Ne,cheonmaneyo"

Junhyung pun segera keluar dari kamarnya dan berjalan menuju asrama wanita. Tepatnya kamar Ha Won dan Hyuna. Sesampainya di depan pintu kamar Ha Won,tanpa pikir panjang ia pun langsung mengetuk pintu itu.

Tok tok.

Pintu masih tertutup.

Tok tok.

Pintu belum mempersilahkannya masuk.

Tok tok.

"Sepi sekali,apa mereka sedang keluar?" tanya Junhyung dalam hati. Ketika ia sedang sibuk dengan pikirannya,pintu itu pun terbuka.

"Iya ada a-" kata Ha Won,yang seolah lidahnya kelu setelah melihat Junhyung yang ada dihadapannya.
"Wonnie" kata Junhyung pelan.
"Iya? Ada apa?"
"Jeongmal mianhaeyo Wonnie"
"Maaf? Kenapa?"
"Mianhae sudah membuatmu menangis dua kali hari ini" kata Junhyung kemudia menundukkan kepalanya.
"Menangis? Dua kali? Siapa bilang?"
"Sudahlah Wonnie kau tidak bisa berbohong,kantung matamu masih terlihat jelas seolah kau baru berhenti menangis"
"Amm..emm..a-aku.."
"Sudahlah Wonnie,kau marah padaku kan? Sehingga sms-smsku tidak ada satu pun yang kau balas"
"Mwo? Eh..itu..emm..itu..."
"Wonnie,aku minta maaf ya telah berkata demikian tadi siang,soal perasaanmu terhadapku,maaf aku tidak bisa membalasnya,aku sudah memiliki yeojachingu"

Ha Won's POV

DEG!

Yeojachingu? Junhyung sudah punya yeojachingu? Lalu apa maksud semua perhatiannya selama ini padaku? Apa ia hanya menganggapku sebatas teman saja? Mungkin memang akulah yang terlalu GR sehingga berpikir bahwa Junhyung memiliki perasaan yang sama denganku. Tapi kenyataannya? Dia sudah memiliki yeojachingu!

"Perasaan? Perasaan apa? Aku tidak memiliki perasaan apa-apa padamu,aku hanya menganggapmu sebagai sahabat,tidak lebih"
"Oh ya lagipula kau sudah seperti hyungku" tambahku lagi.
"Begitu ya,baiklah kalau begitu Wonnie,aku permisi kembali ke kamarku dulu ya,bye yeom!" katanya sambil mengacak-acak rambutku.

Yah! Yong Junhyung! Seandainya kau tahu perasaanku saat ini! Kau telah membuat hatiku hancur berkeping-keping! Aku tak bisa menahan tangisku,saat itu juga tangisku meledak. Aku langsung berbaring dikasurku dan menangis sejadi-jadinya. Aku tak perduli pada Hyuna yang sejak tadi berusaha menenangkanku. Mungkin inilah yang disebut fase patah hati. Semua orang pasti akan merasakannya. Dan sekarang giliranku. Tapi kenapa rasanya sesakit ini Ya Tuhan?

Junhyung,kenapa kau memberi perhatian lebih padaku? Seolah-olah kau mempunya perasaan yang sama denganku. Junhyung,kenapa kau melakukan ini padaku? Kenapa kau tidak bilang sejak awal jika kau sudah mempunyai Yeojachingu? Kenapa Yong Junhyung? Kenapa?


End Of Ha Won's POV

---------------------------

Hyuna's POV

Aish,Ha Won belum berhenti menangis sejak satu setengah jam yang lalu. Aku harus berbuat apa agar dia berhenti menangis? Apa aku harus menelpon Junhyung dan memintanya bertanggung jawab karena telah menyakiti sahabatku? Tapi aku tidak mau bertindak bodoh. Aku sudah berjanji pada Ha Won untuk tidak memberitahukan perasaannya pada Junhyung kepada siapapun. Terutama Junhyung.

"Hyuna.." lirih Ha Won.
"Ne,Wonnie?"
"Apa kau tahu? Junhyung sudah mempunyai yeojachingu" lirihnya lagi. Astaga ternyata itu yang membuat Ha Won menangis seperti ini. Junhyung babo! Kenapa dia harus mengatakannya pada Ha Won secara terang-terangan ketika kondisi Ha Won sedang seperti ini?
"Wonnie,uljima"
"Aku gabisa berhenti Hyuna,seandainya kamu jadi aku,rasanya pun sama,sakit" katanya disela-sela tangisannya.
"Wonnie,kau belum makan sejak pulang sekolah tadi,ini sudah malam Wonnie"
"Aku tidak perduli Hyuna,lagipula aku tidak nafsu makan saat ini"
"Wonnie,kenapa kamu seperti ini?"
"Hyuna,tinggalkan aku sendiri"
"Wonnie"
"Leave me alone,please"
"Baiklah,tapi aku harap kau tidak menyakiti dirimu sendiri Ha Won"

***** Keesokan harinya *****

Ha Won tidak masuk sekolah hari ini. Dia sakit. Suhu tubuhnya panas sekali. Mungkin karena dia terlalu lama menangis dan kehilangan banyak cairan serta tenaganya. Aish Ha Won,kenapa kau harus menangisi laki-laki macam Junhyung? Lelaki yang dingin,sok cool,dan jarang menampakkan ekspresi apapun. Wonnie,aku berani bersumpah 50piring kimchi! Wanita yang dipacarinya saat ini pun tidak akan tahan lama dengan orang seperti itu.

"Chagi,mana Wonnie?" tanya Gikwang padaku.
"Hmmhh..." Aku menarik nafasku sebelum menjawab pertanyaan dari namjachinguku ini. "Dia sakit karena tidak tidur dan menangis semalaman". Jawabku kemudian.
"Astaga,apa yang terjadi setelah si babo mendatangi kamar kalian?"
"Dia mengatakan bahwa dia telah.." belum sempat aku menyelesaikan kata-kataku. Junhyung datang dan memotongnya.
"Aku telah memiliki yeojachingu"
"MWO?" tanya Gikwang tak percaya.
"Baiklah nanti akan kuceritakan padamu Kwangie"

Apa maksud mereka? Kenapa Junhyung hanya berniat memberitahu Gikwang? Ah masabodoh dengan mereka. Yang harus kupikirkan sekarang adalah Ha Won. Dia sendirian di asrama. Aku takut kalau sesuatu yang buruk menimpa dirinya. Semoga saja kau tidak apa-apa dan tidak melakukan suatu tindakan yang bodoh ya Wonnie.


----------------------------------- To Be Continued ------------------------------

HAAYYYY! INI PART 5NYAAAA! kecepetan ya? ah bodoamat orang niat sih nerusin nya wkakak >.< Hope you all like it! :D

0 komentar:

Posting Komentar