Author : Intan Nurmala ( @IntaanNM )
Tittle : From friend become boyfriend
Genre : Romance,angst,sad romance,humor,ngawur (so pasti)
Main cast :
You as Sung ha won
Yong Junhyung as Junhyung
Lee Seung Hyun as Seungri
Other cast :
Kwon Ji Yong as GDragon
Jang Hyun Seung as Hyunseung
Sung Daesung as Daesung
Lee Gikwang as Gikwang
Kim Hyun Ah as Hyuna
Summary : Cinta memang tak bisa di paksakan. Memaksakan cinta untuk mencintai orang yang sebelumnya tidak kita cintai? Akan sangat sulit. Semakin kau berusaha melupakannya. Semakin sulit pula kau melupakannya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Prev Chapter :
"Kau kuat Lee Seung Hyun,kau kuat" kataku menyemangati diriku sendiri. Tapi tetap saja rasanya menyakitkan. Memori itu masih sangat hangat di kepalaku. Mulai dari awal pertemuan kita. Awal kedekatan kita. Hingga saat aku memintanya untuk menjadi kekasihku. Bodohnya aku tak menyadari sikapmu selama ini Wonnie.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ha Won's POV
Akhirnya,aku resmi putus dari Seungri oppa dan resmi menjadi kekasih dari namja yang selama ini mengisi hatiku,Junhyung. Ah,betapa bahagianya aku pagi ini. Meskipun aku merasa sangat-sangat bersalah pada Seungri oppa. Bicara tentang Seungri oppa,apakah dia sangat marah padaku? Atau dia akan bermusuhan dengan Daesung oppa? Kalau kemungkinan yang kedua sepertinya mustahil,tapi kemungkinan yang pertama sudah pasti. Apa aku harus meminta maaf secara langsung pada Seungri oppa? Tapi,dimana dia sekarang saja aku tidak tahu. Tunggu besok saja kalau begitu.
Kurasakan handphoneku bergetar,sepertinya ada panggilan masuk. Kemudian handphoneku pun berdering.
Gidaryeodo joha an bwajwodo joha
Gyeote man isseojwo
Yogeul haedo joha sangcheo jwodo joha
Na naega jalhage
"Yoboseyo" kataku.
"Ne,yoboseyo chagi" kata suara di seberang telepon,Junhyung.
"Wae geurae?" tanyaku.
"Ani,apa nanti malam kau ada acara?" katanya balik bertanya.
"Sepertinya tidak,waeyo?"
"Aku ingin mengajakmu makan malam,ottokhae?"
"Hmm,good idea i think hehe,baiklah jemput aku ya"
"Ne,kujemput kau jam 7 malam,bagaimana?"
"Okay,arraseo,jangan terlambat ya tuan Yong Jun Hyung" kataku sambil tertawa geli.
"Ne,nyonya Yong hehehe"
"Enak saja kau mengganti margaku"
"Kelak juga kau akan memakai marga itu Wonnieku"
"Ne,yasudah aku mau beres-beres rumah dulu,ne? bye"
"Bye"
Klik.
Hubungan telepon antara aku dan Junhyung terputus. Setelah itu aku pun mengikat rambutku yang cukup panjang ini,kemudian mulai untuk membersihkan rumah. Karena aku jarang di rumah jadi aku ingin selama aku di rumah aku berguna bagi keluargaku. Aku pun mengambil sapu,dan tak lupa untuk memasang earphone di telingaku dan menyetel lagu-lagu kesukaanku dari iPodku.
Beberapa jam kemudian,aku selesai dengan pekerjaan rumahku. Aku pun memutuskan untuk berasantai sejenak dengan duduk di ruang tengah.
"Sudah selesai beres-beresnya?" tanya Daesung oppa yang sudah duduk manis di sampingku.
"Ne oppa,wae?" kataku balik bertanya.
"Ani,oppa baru saja pulang dari rumah Seungri" katanya sambil melepas kemeja yang tadi dia kenakan.
"Lalu? Apa dia baik-baik saja oppa?" tanyaku sedikit khawatir.
"Ne,dia baik-baik saja,hanya saja dia tidak ingin banyak bicara"
"Aish,ini semua salahku oppa,bisakah oppa katakan padanya aku ingin meminta maaf? Sepertinya dia tidak akan ingin melihatku lagi"
"Hey,jangan bicara begitu,kenapa kau tidak meminta maaf langsung saja?"
"Aku takut dia membenciku karena hal ini"
"Ani,Seungri bukan tipe orang yang seperti itu,percayalah"
"Ne oppa,gomawo atas saranmu"
"Ne,cheonmaneyo,baiklah oppa ke kamar dulu ya,ingin berganti baju"
"Okay oppa"
Daesung hyung pun pergi meninggalkan aku sendiri di ruang tengah. Aku pun melirik jam.
"Astaga sudah jam 5 sore,berapa lama aku beres-beres,eoh? Bahkan aku pun belum memilih baju untuk makan malam nanti" kataku pada diriku sendiri. Setelah itu aku pun bergegas menuju kamarku untuk memilih-milih baju. Aku pun membuka lemari pakaianku,dan mulai mencari baju yang cocok.
"Ini? Tidak,ah yang ini juga tidak,ini terlalu polos,yang ini terlalu meriah,ah yang ini warnanya terlalu mencolok,yang ini? Mungkin tidak" gumamku ketika sedang memilih baju,entah sudah berapa belas baju yang kulempar ke sembarang arah tapi aku belum juga menemukan baju yang cocok untuk nanti malam. Aku pun duduk di atas ranjang kasurku,tak sengaja aku pun melihat gaun yang tergantung di samping lemari pakaianku. "Ini kan gaun pemberian Daesung oppa pada ulang tahunku tahun lalu,aku bahkan baru memakainya sekali,ah tapi aku suka dengan baju ini,apa sebaiknya aku pakai ini saja ya?" tanyaku pada diriku sendiri. Akhirnya,aku pun memutuskan untuk mengenakan gaun biru muda selutut dengan payet putih dan sedikit renda yang senada dengan gaunnya.
Aku pun bergegas mandi untuk membersihkan diriku sehabis beres-beres rumah tadi. Seusai mandi aku pun bersiap-siap dan sedikit memoles diri,aku menambahkan sedikit eyeshadow berwarna coklat di kelopak mataku dan memakai lipstick berwarna pink di bibir mungilku. "Hmm,lumayan cantik,apakah Junhyung akan suka dengan penampilanku?" tanyaku dalam hati.
************
Author's POV
"Chagiya,ada Junhyung datang,ayo cepat turun" kata ibu Ha Won pada Ha Won.
"Ne umma,aku turun" jawab Ha Won seraya turun dari lantai atas.
"Annyeong chagi,kau tampak cantik malam ini" kata Junhyung pada Ha Won.
"Anak umma mau kemana? Cantik sekali malam ini" tanya ibu Ha Won pada anak perempuannya.
"Umma,hari ini Ha Won dan Junhyung akan pergi makan malam,boleh umma?" tanya Ha Won pada ibunya.
"Ne,tapi jangan pulang malam-malam ya,Junhyung,ahjumma titip Ha Won ya,jaga anak ahjumma baik-baik" kata ibu Ha Won mengijinkan.
"Ne ahjumma,aku akan menjaga putrimu yang cantik ini dengan sangat baik" kata Junhyung lalu tersenyum.
"Baiklah umma,Ha Won dan Junhyung pamit pergi dulu ne? Bye umma" kata Ha Won lalu mencium pipi ibunya itu.
"Ne,hati-hati" jawab ibu Ha Won.
"Kami berangkat ya ahjumma,bye" kata Junhyung pada ibu Ha Won.
"Ne Junhyung-ah tolong jaga Ha Won baik-baik" pesan ibu Ha Won.
** on the way **
"Wonnie,kau tampak cantik malam ini" puji Junhyung.
"Jadi,aku hanya cantik malam ini?" tanya Ha Won sambil mempoutkan bibirnya.
"Eh,bukan begitu maksudku,jadi maksudku itu kau tampak sangat cantik lebih cantik dari biasanya malam ini,begitu,setiap hari pun kau cantik kok,oh iya sudah berapa ribu kali aku bilang? Jangan mempotkan bibirmu itu jika tidak ingin kucium" jawab Junhyung.
"Ne,ne,enak saja kau cium-cium huh" kata Ha Won.
"Hahaha minhaeyo chagi,habisnya kau lucu sekali,menggemaskan" kata Junhyung sambil melirik-lirik yeoja di sampingnya ini.
"Masih jauhkah?" tanya Ha Won.
"Tidak,ini kita sudah sampai,sebentar" Junhyung pun turun dan membukakan pintu untuk Ha Won.
"Eh,kau tidak perlu repot-repot Junnie" kata Ha Won.
"Tidak ada yang merasa di repotkan kok chagi" jawab Junhyung. Kemudian mereka pun masuk ke dalam restaurant yang telah di pesan Junhyung sebelumnya.
"Permisi tuan,noona mau pesan apa?" kata pelayan sambil menyodorkan daftar menu pada mereka.
"Saya pesan Bulgogi plus Jus Mangga ya" kata Ha Won.
"Samakan saja pesanannya dengan noona di sebelah saya ini" kata Junhyung.
"Baiklah,mohon di tunggu sebentar pesanannya" jawab pelayan itu lalu pergi meninggalkan Junhyung dan Ha Won.
"Wonnie,menurutmu aku ini bagaimana? Kau kan sudah mengenalku setahun lebih" kata Junhyung memulai pembicaraan.
"Benar kau ingin tahu pendapatku tentangmu? Mau yang jujur atau yang menyenangkan?" kata Ha Won kemudian.
"Hey tentu saja mau yang jujur chagi" jawab Junhyung.
"Okay,kau itu orangnya keras kepala,sok cool,egois,babo,dan emm apa lagi ya"
"Astaga,jadi kau hanya menilaiku dari sisi jelekny saja,eoh?"
"Hehe,mianhae,kau itu baik,perhatian,lembut,dan masih banyak lagi sehingga aku lupa kekeke" kata Ha Won sambil terkekeh kecil.
"Baiklah,menurutku kau itu orangnya seperti anak kecil,keras kepala,egois,cengeng,tapi kau baik,lucu,imut,menyebalkan,sehingga aku tak tahan jika tidak bersamamu"
"Aish Junnie kau itu berlebihan"
"Tidak ada yang berlebihan,itu kenyataan"
"Ini pesanannya tuan,noona" kata pelayan memotong pembicaraan mereka.
"Oh,ne kamsahamnida" jawab Junhyung.
"Nah,pesananku datang juga,ayo di makan Jun"
"Ne"
"Oiya Jun,kalau aku memanggilmu "chagi" reaksimu akan bagaimana ya" kata Ha Won yang sukses membuat Junhyung tersedak makanannya. "Hahaha baru saja aku panggil 'chagi' kau sudah tersedak,mian,mian,itu di minum dulu jusnya" kata Ha Won yang masih tertawa.
"Haahh senang kau rupanya aku tersedak,kau ini heh,sudah makan dulu itu nanti kalau dingin tidak enak" kata Junhyung.
"Ne,ne,kekek" kata Ha Won yang masih terkekeh. Mereka pun makan dalam diam tanpa berbicara sedikit pun.
Seusai makan Junhyung pun memanggil pelayan dengan menepuk tangannya.
"Ne,wae geurae tuan?" tanya pelayan.
"Saya sudah selesai,berapa semuanya?" tanya Junhyung dengan tampang coolnya.
"Semuanya 200ribu won tuan" kata pelayan itu kemudian.
"Ini" kata Junhyung sambil menyodorkan beberapa lembar uang,kemudian menarik tangan Ha Won dan pergi.
---------------
"Thank you for tonight dear,i enjoyed it" kata Ha Won ketika sudah sampai di depan rumahnya.
"No need to thanks,aku pulang dulu ya chagi,tidur nyenyak ya,Jeongmal saranghae" kata Junhyung.
"Ne,Junhyung-ah nado saranghae,hati-hati di jalan ya" kata Ha Won sambil terus memandangi mobil Junhyung yang menjauh hingga tidak kelihatan lagi. Kemudian dia pun masuk ke rumahnya.
"Bagaimana acara kencanmu dengan pacar barumu sayang?" tanya ibu Ha Won.
"Eh,umma mengagetkanku saja,bagaimana umma tahu kalau Junhyung adalah pacarku?" tanya Ha Won bingung.
"Oppamu yang memberitahukannya,lagipula umma senang kamu dengan Junhyung,tampaknya kamu lebih bahagia dibandingkan dengan Seungri"
"Ne,umma,yasudah aku sudah mengantuk umma,selamat malam"
"Ne,jaljayo chagi,selamat malam"
---------------------------- To Be Continued ---------------------------------------------------------
Jeng jeng~ This is chapter 14 hope you like it :3
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Prev Chapter :
"Kau kuat Lee Seung Hyun,kau kuat" kataku menyemangati diriku sendiri. Tapi tetap saja rasanya menyakitkan. Memori itu masih sangat hangat di kepalaku. Mulai dari awal pertemuan kita. Awal kedekatan kita. Hingga saat aku memintanya untuk menjadi kekasihku. Bodohnya aku tak menyadari sikapmu selama ini Wonnie.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ha Won's POV
Akhirnya,aku resmi putus dari Seungri oppa dan resmi menjadi kekasih dari namja yang selama ini mengisi hatiku,Junhyung. Ah,betapa bahagianya aku pagi ini. Meskipun aku merasa sangat-sangat bersalah pada Seungri oppa. Bicara tentang Seungri oppa,apakah dia sangat marah padaku? Atau dia akan bermusuhan dengan Daesung oppa? Kalau kemungkinan yang kedua sepertinya mustahil,tapi kemungkinan yang pertama sudah pasti. Apa aku harus meminta maaf secara langsung pada Seungri oppa? Tapi,dimana dia sekarang saja aku tidak tahu. Tunggu besok saja kalau begitu.
Kurasakan handphoneku bergetar,sepertinya ada panggilan masuk. Kemudian handphoneku pun berdering.
Gidaryeodo joha an bwajwodo joha
Gyeote man isseojwo
Yogeul haedo joha sangcheo jwodo joha
Na naega jalhage
"Yoboseyo" kataku.
"Ne,yoboseyo chagi" kata suara di seberang telepon,Junhyung.
"Wae geurae?" tanyaku.
"Ani,apa nanti malam kau ada acara?" katanya balik bertanya.
"Sepertinya tidak,waeyo?"
"Aku ingin mengajakmu makan malam,ottokhae?"
"Hmm,good idea i think hehe,baiklah jemput aku ya"
"Ne,kujemput kau jam 7 malam,bagaimana?"
"Okay,arraseo,jangan terlambat ya tuan Yong Jun Hyung" kataku sambil tertawa geli.
"Ne,nyonya Yong hehehe"
"Enak saja kau mengganti margaku"
"Kelak juga kau akan memakai marga itu Wonnieku"
"Ne,yasudah aku mau beres-beres rumah dulu,ne? bye"
"Bye"
Klik.
Hubungan telepon antara aku dan Junhyung terputus. Setelah itu aku pun mengikat rambutku yang cukup panjang ini,kemudian mulai untuk membersihkan rumah. Karena aku jarang di rumah jadi aku ingin selama aku di rumah aku berguna bagi keluargaku. Aku pun mengambil sapu,dan tak lupa untuk memasang earphone di telingaku dan menyetel lagu-lagu kesukaanku dari iPodku.
Beberapa jam kemudian,aku selesai dengan pekerjaan rumahku. Aku pun memutuskan untuk berasantai sejenak dengan duduk di ruang tengah.
"Sudah selesai beres-beresnya?" tanya Daesung oppa yang sudah duduk manis di sampingku.
"Ne oppa,wae?" kataku balik bertanya.
"Ani,oppa baru saja pulang dari rumah Seungri" katanya sambil melepas kemeja yang tadi dia kenakan.
"Lalu? Apa dia baik-baik saja oppa?" tanyaku sedikit khawatir.
"Ne,dia baik-baik saja,hanya saja dia tidak ingin banyak bicara"
"Aish,ini semua salahku oppa,bisakah oppa katakan padanya aku ingin meminta maaf? Sepertinya dia tidak akan ingin melihatku lagi"
"Hey,jangan bicara begitu,kenapa kau tidak meminta maaf langsung saja?"
"Aku takut dia membenciku karena hal ini"
"Ani,Seungri bukan tipe orang yang seperti itu,percayalah"
"Ne oppa,gomawo atas saranmu"
"Ne,cheonmaneyo,baiklah oppa ke kamar dulu ya,ingin berganti baju"
"Okay oppa"
Daesung hyung pun pergi meninggalkan aku sendiri di ruang tengah. Aku pun melirik jam.
"Astaga sudah jam 5 sore,berapa lama aku beres-beres,eoh? Bahkan aku pun belum memilih baju untuk makan malam nanti" kataku pada diriku sendiri. Setelah itu aku pun bergegas menuju kamarku untuk memilih-milih baju. Aku pun membuka lemari pakaianku,dan mulai mencari baju yang cocok.
"Ini? Tidak,ah yang ini juga tidak,ini terlalu polos,yang ini terlalu meriah,ah yang ini warnanya terlalu mencolok,yang ini? Mungkin tidak" gumamku ketika sedang memilih baju,entah sudah berapa belas baju yang kulempar ke sembarang arah tapi aku belum juga menemukan baju yang cocok untuk nanti malam. Aku pun duduk di atas ranjang kasurku,tak sengaja aku pun melihat gaun yang tergantung di samping lemari pakaianku. "Ini kan gaun pemberian Daesung oppa pada ulang tahunku tahun lalu,aku bahkan baru memakainya sekali,ah tapi aku suka dengan baju ini,apa sebaiknya aku pakai ini saja ya?" tanyaku pada diriku sendiri. Akhirnya,aku pun memutuskan untuk mengenakan gaun biru muda selutut dengan payet putih dan sedikit renda yang senada dengan gaunnya.
Aku pun bergegas mandi untuk membersihkan diriku sehabis beres-beres rumah tadi. Seusai mandi aku pun bersiap-siap dan sedikit memoles diri,aku menambahkan sedikit eyeshadow berwarna coklat di kelopak mataku dan memakai lipstick berwarna pink di bibir mungilku. "Hmm,lumayan cantik,apakah Junhyung akan suka dengan penampilanku?" tanyaku dalam hati.
************
Author's POV
"Chagiya,ada Junhyung datang,ayo cepat turun" kata ibu Ha Won pada Ha Won.
"Ne umma,aku turun" jawab Ha Won seraya turun dari lantai atas.
"Annyeong chagi,kau tampak cantik malam ini" kata Junhyung pada Ha Won.
"Anak umma mau kemana? Cantik sekali malam ini" tanya ibu Ha Won pada anak perempuannya.
"Umma,hari ini Ha Won dan Junhyung akan pergi makan malam,boleh umma?" tanya Ha Won pada ibunya.
"Ne,tapi jangan pulang malam-malam ya,Junhyung,ahjumma titip Ha Won ya,jaga anak ahjumma baik-baik" kata ibu Ha Won mengijinkan.
"Ne ahjumma,aku akan menjaga putrimu yang cantik ini dengan sangat baik" kata Junhyung lalu tersenyum.
"Baiklah umma,Ha Won dan Junhyung pamit pergi dulu ne? Bye umma" kata Ha Won lalu mencium pipi ibunya itu.
"Ne,hati-hati" jawab ibu Ha Won.
"Kami berangkat ya ahjumma,bye" kata Junhyung pada ibu Ha Won.
"Ne Junhyung-ah tolong jaga Ha Won baik-baik" pesan ibu Ha Won.
** on the way **
"Wonnie,kau tampak cantik malam ini" puji Junhyung.
"Jadi,aku hanya cantik malam ini?" tanya Ha Won sambil mempoutkan bibirnya.
"Eh,bukan begitu maksudku,jadi maksudku itu kau tampak sangat cantik lebih cantik dari biasanya malam ini,begitu,setiap hari pun kau cantik kok,oh iya sudah berapa ribu kali aku bilang? Jangan mempotkan bibirmu itu jika tidak ingin kucium" jawab Junhyung.
"Ne,ne,enak saja kau cium-cium huh" kata Ha Won.
"Hahaha minhaeyo chagi,habisnya kau lucu sekali,menggemaskan" kata Junhyung sambil melirik-lirik yeoja di sampingnya ini.
"Masih jauhkah?" tanya Ha Won.
"Tidak,ini kita sudah sampai,sebentar" Junhyung pun turun dan membukakan pintu untuk Ha Won.
"Eh,kau tidak perlu repot-repot Junnie" kata Ha Won.
"Tidak ada yang merasa di repotkan kok chagi" jawab Junhyung. Kemudian mereka pun masuk ke dalam restaurant yang telah di pesan Junhyung sebelumnya.
"Permisi tuan,noona mau pesan apa?" kata pelayan sambil menyodorkan daftar menu pada mereka.
"Saya pesan Bulgogi plus Jus Mangga ya" kata Ha Won.
"Samakan saja pesanannya dengan noona di sebelah saya ini" kata Junhyung.
"Baiklah,mohon di tunggu sebentar pesanannya" jawab pelayan itu lalu pergi meninggalkan Junhyung dan Ha Won.
"Wonnie,menurutmu aku ini bagaimana? Kau kan sudah mengenalku setahun lebih" kata Junhyung memulai pembicaraan.
"Benar kau ingin tahu pendapatku tentangmu? Mau yang jujur atau yang menyenangkan?" kata Ha Won kemudian.
"Hey tentu saja mau yang jujur chagi" jawab Junhyung.
"Okay,kau itu orangnya keras kepala,sok cool,egois,babo,dan emm apa lagi ya"
"Astaga,jadi kau hanya menilaiku dari sisi jelekny saja,eoh?"
"Hehe,mianhae,kau itu baik,perhatian,lembut,dan masih banyak lagi sehingga aku lupa kekeke" kata Ha Won sambil terkekeh kecil.
"Baiklah,menurutku kau itu orangnya seperti anak kecil,keras kepala,egois,cengeng,tapi kau baik,lucu,imut,menyebalkan,sehingga aku tak tahan jika tidak bersamamu"
"Aish Junnie kau itu berlebihan"
"Tidak ada yang berlebihan,itu kenyataan"
"Ini pesanannya tuan,noona" kata pelayan memotong pembicaraan mereka.
"Oh,ne kamsahamnida" jawab Junhyung.
"Nah,pesananku datang juga,ayo di makan Jun"
"Ne"
"Oiya Jun,kalau aku memanggilmu "chagi" reaksimu akan bagaimana ya" kata Ha Won yang sukses membuat Junhyung tersedak makanannya. "Hahaha baru saja aku panggil 'chagi' kau sudah tersedak,mian,mian,itu di minum dulu jusnya" kata Ha Won yang masih tertawa.
"Haahh senang kau rupanya aku tersedak,kau ini heh,sudah makan dulu itu nanti kalau dingin tidak enak" kata Junhyung.
"Ne,ne,kekek" kata Ha Won yang masih terkekeh. Mereka pun makan dalam diam tanpa berbicara sedikit pun.
Seusai makan Junhyung pun memanggil pelayan dengan menepuk tangannya.
"Ne,wae geurae tuan?" tanya pelayan.
"Saya sudah selesai,berapa semuanya?" tanya Junhyung dengan tampang coolnya.
"Semuanya 200ribu won tuan" kata pelayan itu kemudian.
"Ini" kata Junhyung sambil menyodorkan beberapa lembar uang,kemudian menarik tangan Ha Won dan pergi.
---------------
"Thank you for tonight dear,i enjoyed it" kata Ha Won ketika sudah sampai di depan rumahnya.
"No need to thanks,aku pulang dulu ya chagi,tidur nyenyak ya,Jeongmal saranghae" kata Junhyung.
"Ne,Junhyung-ah nado saranghae,hati-hati di jalan ya" kata Ha Won sambil terus memandangi mobil Junhyung yang menjauh hingga tidak kelihatan lagi. Kemudian dia pun masuk ke rumahnya.
"Bagaimana acara kencanmu dengan pacar barumu sayang?" tanya ibu Ha Won.
"Eh,umma mengagetkanku saja,bagaimana umma tahu kalau Junhyung adalah pacarku?" tanya Ha Won bingung.
"Oppamu yang memberitahukannya,lagipula umma senang kamu dengan Junhyung,tampaknya kamu lebih bahagia dibandingkan dengan Seungri"
"Ne,umma,yasudah aku sudah mengantuk umma,selamat malam"
"Ne,jaljayo chagi,selamat malam"
---------------------------- To Be Continued ---------------------------------------------------------
Jeng jeng~ This is chapter 14 hope you like it :3



0 komentar:
Posting Komentar